Banjir Parah Landa Bekasi dan Jakarta, Ribuan Warga Mengungsi

                                                                    gambar : ilustrasi

Pada 4 Maret 2025, wilayah Bekasi mengalami banjir parah akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam sebelumnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir tersebar di 20 titik yang meliputi tujuh kecamatan, dengan ketinggian air mencapai hingga 3 meter, memaksa ribuan warga mengungsi. 

Salah satu lokasi yang terdampak signifikan adalah Mega Bekasi Hypermall, di mana sekitar 700 toko di lantai dasar terendam banjir akibat luapan Kali Bekasi. 

Selain itu, area parkir mal tersebut juga terendam, menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terparkir. 

Banjir juga mengakibatkan gangguan pada layanan transportasi. Perjalanan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi terganggu karena genangan air dan pemadaman listrik. 

 Kemacetan lalu lintas terjadi di Exit Tol Bekasi Barat, dengan antrean kendaraan mencapai 6 kilometer akibat banjir di jalur arteri. 

 Pertandingan sepak bola antara Persija dan PSIS yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga terpaksa ditunda karena akses menuju stadion terendam banjir. 

Kawasan perumahan juga tidak luput dari dampak banjir. Di Perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur, ketinggian air meningkat dari 60 cm menjadi 120 cm. 

 Sementara itu, kawasan Pondok Gede Permai di Kecamatan Jatiasih terendam banjir parah, dengan air mencapai atap rumah. 

Penyebab utama banjir ini adalah meluapnya empat sungai yang mengelilingi Bekasi, yaitu Kali Bekasi, Kali Cakung, Kali Jatikramat, dan Kali Buaran, yang tidak mampu menampung debit air akibat hujan deras dan kiriman air dari hulu. 

Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah melakukan upaya evakuasi dan penanganan banjir, termasuk mendirikan posko pengungsian dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

Posting Komentar untuk "Banjir Parah Landa Bekasi dan Jakarta, Ribuan Warga Mengungsi"